Sidak Pasar, Bupati Kebumen Temukan Teri Mengandung Formalin

Pemerintah Kabupaten Kebumen melakukan operasi keamanan pangan di pasar tradisional dan modern. Saat melakukan operasi di Pasar Tumenggungan, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menemukan makanan mengandung formalin, yang merupakan pengawet mayat.

Selain itu, dalam uji coba kandungan makanan juga ditemukan kandungan pestisida dari mayoritas sayuran di pasar. Namun, petugas tidak menemukan kandungan bahan kimia berbahaya pada makanan lainnya seperti kolang kaling, kerupuk, bawang merah, bakso, agar-agar dan lainnya.

“Ini teri mengandung formalin. Seperti kita ketahui, formalin adalah pengawet mayat. Sedangkan kita masih hidup sudah diberi makanan pengawet mayat. Jika kecampur dengan makanan itu bahaya, kita makan pengawet mayat,” kata Arif Sugiyanto di sela-sela operasi, Jumat (30/4/2021).

Arif menjelaskan teri mengandung formalin bukan dari Kebumen, melainkan berasal dari Jawa Timur. Sedangkan, sayuran yang mengandung pestisida berasal dari Kabupaten Magelang. Ia juga mengingatkan pedagang untuk lebih selektif memilih barang dagangan.

“Pedagang harus hati-hati, yang sudah baik dipertahankan. Petani juga seyogyanya menyemprotkan pestisida 7-10 hari sebelum panen,” imbuhnya.

Saat disinggung temuan yang nyaris serupa dengan tahun sebelumnya, Arif menegaskan akan ada tindak lanjut. Ia meminta kepada Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menelusurinya.

Sebagai informasi, dalam operasi tersebut Arif turut didampingi oleh Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, Kapolres AKBP Piter Yanottama, Dandim Letkol Kav MS Prawira, Sekda Ahmad Ujang Sugiono dan sejumlah pimpinan OPD terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Pangan dan Disperindag Kebumen.

Usai meninjau pasar tradisional, rombongan kemudian bertolak ke salah satu toko modern di Kabupaten Kebumen untuk melakukan kegiatan serupa.