Pengertian Dan Macam-Macam Topologi Jaringan Lengkap

0 4

Pengertian Dan Macam-Macam Topologi Jaringan Lengkap – Topologi jaringan memiliki 6 macam topologi jaringan yaitu topologi star, topologi bus, topologi ring, topologi mesh, topologi tree, dan topologi hybrid. Saya akan membahas mengenai pengertian topologi jaringan, macam-macam topologi serta kelebihan dan kerungan dalam penggunaan topologi jaringan.

Sebelum kita beranjak lebih dalam, kita akan membahas dulu mengenai pengertian topologi jaringan. Topologi jaringan adalah struktur deskripsi skematis dari pengaturan jaringan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainya melalui jalur koneksi.

Bahasa ringannya adalah suatu metode untuk menghubungkan berbagai komputer dalam satu jaringan. Metode topologi sering di terapkan pada jaringan komputer dalam lingkup kecil maupun besar dan menggunakan kabel sebagai penghubung, yaitu jaringan LAN (Local Area Network) dan WAN (Wide Area Network).

Topologi Bus

Topologi bus adalah jenis topologi jaringan dimana setiap komputer dan perangkat jaringan lainnya terhubung menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya. Penggunaan topologi bus digunakan untuk memudahkan koneksi antara komputer client dengan server dalam proses berbagi data.


Kabel untuk menghubungkan jaringan ini biasanya menggunakan kabel koaksial. Dan menggunakan T-Connector untuk menyambungkan antara komputer client dan server. Topologi ini merupakan salah satu topologi yang paling serderhana.

Topologi bus mentransmisikan data hanya dalam satu arah dan setiap perangkat terhubung hanya menggunakan satu kabel utama atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan.

Kelebihan Topologi Bus

  • Hemat biaya;
  • Hanya membutuhkan kabel yang sedikit;
  • Instalasi lebih cepat karena topologi sederhana;
  • Mudah saat hendak menambahkan client baru.

Kekurangan Topologi bus

  • Jika kabel rusak maka seluruh jaringan akan rusak;
  • Kebel memiliki panjang yang terbatas;
  • Jika lalu lintas jaringan padat maka kinerja jaringan menurun karena terjadi collusion;
  • Kemanan data kurang terjamin.

Topologi Ring

Topologi ring adalah topologi jaringan yang menghubungkan antar komputer dengan bentuk seperti cincin (ring). Karena setiap komputer ke komputer lain terhubung dengan rangkaian yang melingkar seperti cincin, dan komputer terakhir akan terhubung dengan komputer yang pertama.

Pada topologi ini juga dihubungkan oleh kebel tunggal tapi bedanya dengan topologi bus kabel ini terhubung secara melingkar. Kabel yang digunakan pada jenis topologi ini biasanya menggunakan kabel BNC.
Untuk melakukan proses pentransmisian data, topologi ini dibantu dengan alat yang bernama Token. Maka dari itu topologi ring ini juga disebut dengan topologi token ring. Sinyal pada topologi ring ini akan terus mengalir berulang-ulang (looping) tanpa ada ujungnya.

Kelebihan Topologi Token Ring

  • Dapat melayani aliran lalu lintas yang padat;
  • Transmisi data lebih cepat dibandingkan topologi bus;
  • Biaya cukup murah;
  • Hemat penggunaan kabel.

Kekurangan Topologi Ring

  • Pemecahan masalah sulit dalam topologi ring;
  • Menambah atau mengurangi komputer mengganggu aktivitas jaringan;
  • Kegagalan satu komputer mengganggu seluruh jaringan.

Topologi Star

Topologi star adalah topologi jaringan yang menggunakan hub atau switch untuk menghubungkan antar client satu dengan lainnya maupun client dengan server. Switch atau hub digunakan sebagai kontrol terpusat dalam jaringan ini.

Pada topologi ini, seluruh komputer yang ingin mengirim data harus melalui perangkat hub/switch terlebih dahulu. Pada hub/switch ini melakukan pengendalian dan pengeloaan aliran data jaringan. Saya akan menjelaskan sedikit mengenai perbedaan penggunaan hub dan switch.
Jadi jika anda menggunakan hub, data yang seharusnya hanya dikirim pada satu client tujuan tapi oleh hub dikirimkan ke semua perangkat yang terhubung. Sedangkan jika menggunakan switch data yang dikirim oleh akan dikenali dulu baru akan di kirimkan ke komputer client yang membutuhkannya. Karena di switch ada sistem manajemennya.
Sumua komputer terhubung ke satu hub atau switch melalui media kabel. Topologi ini menggunakan kabel utp (Unshielded Twisted Pair) / stp (Shielded Twisted Pair) dan menggunakan konektor rj45, untuk media transmisinya. Ini merupakan topologi yang gampang di ingat dan diterapkan.
Baca juga : Panduan Lengkap Cara Menghitung Subnetting IP Address

Kelebihan Topologi Star

  • Pengelolaan data lebih mudah karena menggunakan hub/switch;
  • Kegagalan satu komputer tidak akan mengganggu jaringan.
  • Mudah untuk memecahkan masalah dalam jaringan;
  • Lebih fleksibel.

Kekurangan Topologi Star

  • Biaya pemasangan cukup mahal;
  • Jika terjadi kerusakan pada hub atau switch, maka jaringan akan berhenti;
  • Jumlah client ditentukan oleh banyaknya slot hub/switch yang tersedia.

Topologi Mesh

Topologi mesh adalah topologi jaringan yang penghubung komputer satu ke komputer lainya dengan koneksi point to point. Jadi dalam penerapan topologi mesh ini memerlukan lebih dari satu konektor dan jumlah kabel yang cukup banyak. Itu semua dapat disesuaikan dengan jumlah komputer yang ada.

Dalam topologi ini dapat menggunakan kabel utp dan konektor rj45 untuk media transmisinya. Pada topologi mesh semakin banyak komputer yang akan dipasang maka berpotensi meningkatkan kerumitan tersendiri pada jaringan.
Dalam topologi mesh ini memiliki 2 jenis yaitu topologi mesh parsial (Partial Mesh Topology) dan Full Mesh Topology (topologi mesh penuh). Saya akan jelaskan sedikit mengenai perbedaan dari kedua jenis tersebut.
Topologi mesh parsial, hanya beberapa komputer saja yang dapat terhubung dan ada beberapa komputer yang tidak terhubung, beberapa perangkat hanya terhubung ke dua atau tiga perangkat saja. Sedangkan topologi mesh penuh, semua perangkat dalam jaringan tersebut dapat terhubung tanpa terkecuali.

Kelebihan Topologi Mesh

  • Setiap koneksi dapat memuat data sendiri;
  • Mudah mendiagnosis masalah dalam jaringan;
  • Kemungkinan terjadi collusion sedikit;
  • Kegagalan satu komputer tidak akan mengganggu jaringan;
  • Memberikan keamanan dan privasi.

Kekurangan Topologi Mesh

  • Instalasi dan konfigurasi sulit;
  • Biaya pemasangan kabel lebih mahal;
  • Diperlukan banyak kabel dan konektor.

Topologi Tree

Topologi tree adalah campuran topologi jaringan yang disusun secara hirarki yang merupakan gabungan dari topologi star dan topologi bus yang memiliki bentuk seperti pohon. Topologi ini juga disebut dengan hierarchical topology.
Informasi yang saya kutip dari wikipedia mengenai topologi tree yaitu topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone.
Topologi tree ini dapat digunakan di Wide Area Network (WAN). Terdapat hub/switch pusat untuk mengatur dan mengelola jaringan, dan memiliki kabel utama / backbone sebagai media penghubung jaringan.

Kelebihan Topologi Tree

  • Mudah dikelola dan dirawat;
  • Pendeteksian kesalahan pada jaringan mudah dilakukan;
  • Topologi tree membagi seluruh jaringan menjadi bagian yang mudah diatur;
  • Mudah dikembangkan;

Kekurangan Topologi Tree

  • Kegagalan satu komputer di level tinggi akan mengganggu jaringan dibawahnya;
  • Boros kabel;
  • Mahal;
  • Jika hub/switch pusat gagal, maka jaringan gagal.

Topologi Hybrid

Topologi hybrid adalah topologi jaringan yang merupakan campuran dari dua atau lebih  topologi. Contohnya jika pada Lab  1 menggunakan topologi jaringan jenis star dan Lab 2 menggunakan topologi jenis ring dan Lab Guru menggunakan jenis topologi bus. Jika ketiga jaringan tersebut digabungkan maka akan meghasilkan topologi Hybrid.
Untuk kelebihan dan kekurangan pada jenis topologi ini menyesuaikan dengan topologi gabungan yang digunakan. Dengan kata lain topologi ini mewarisi kelebihan dan kekurangan topologi yang disertakan. Tentunya untuk membangun jaringan ini diperlukan biaya yang mahal.
Topologi jaringan dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan komputer dan jaringan yang dibutuhkan. Itulah 6 macam topologi jaringan yang dapat saya jelaskan sedikit. Terdapat 2 topologi tambahan yaitu topologi peer to peer dan topologi linier kedua topologi tersebut saat ini jarang digunakan.
Reverensi sumber tambahan dari studytonight dan martinrecords.Ok sekian dari artikel Pengertian Dan Macam-Macam Topologi Jaringan hari ini. Kurang lebihnya saya mohon maaf dan semoga dapat bermanfaat.
Leave A Reply

Your email address will not be published.