Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik (CLI)

Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik – Kesempatan hari ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik.

Untuk melakukan Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik saya melakukan di mesin virtual, hal yang perlu diperhatikan sebelum konfigurasi yaitu pastikan anda telah menginstal 3 mikrotik serta mengatur pada mikrotik 1 dengan setting adaptor kalian dengan adaptor1 kita kasih ter-bridge(karena saya ingin setiap mikrotik dapat terkoneksi internet).



Pada adaptor2 jaringan internal dan untuk mikrotik 2 dan 3 keduanya menggunakan adaptor 1,2 dengan jaringan internal, konfigurasi yang mendasar yaitu pada saat melakukan routing RIP. Routing RIP yaitu protokol routing dinamis yang biasanya digunakan pada jaringan Local Area Network (LAN). Berikut dibawah ini merupakan langkah Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik :

Konfigurasi IP

Langkah pertama kita beri nama dulu antara Router Mikrotik 1, 2, 3 dengan perintah sys identity set neme= (nama bebas ), untuk konfigurasi pada mikrotik 1 saya beri nama aldipradana_02_b_ke1 dan mikrotik 2 saya beri nama aldipradana_02_b_ke2 dan yang terakhir yaitu mikrotik 3 saya berikan nama aldipradana_02_b_ke1.

Kemudian kita berikan alamat ip pada masing-masing Mikrotik, pada mikrotik 1 saya beri ip 192.168.2.1/27 dan pada Mikrotik 2 10.2.2.1/28, Mikrotik 3 10.100.2.1, dengan memasukan perintah ” ip address add address=192.168.2.1/27 interface=ether2 ” untuk ip dan interface anda bisa menyesuaikan.

Tambahkan pengaturan ip dhcp server di mikrotik 1 dengan perintah ” ip dhcp-server setup “. anda cukup tekan enter -enter saja untuk melanjutkan ke konfigurasi berikutnya. Lalu tambahkan alamat ip di mikrotik 3 dengan ip 10.2.2.2, perlu diperhatikan konfigurasi ini hanya berlaku pada mikrotik 3 yang kita isikan secara static. 

Baca Juga : Cara setting mikrotik dengan winbox 

Tambahkan pengaturan ip dhcp client di mikrotik 1 dan 2 untuk mendapatkan internet dengan perintah ” ip dhcp-client add interface=ether1 ” kemudian enter. Untuk penggunaan interface anda bisa menyesuaikan sendiri menurut interface yang anda setting, disini yang kita gunakan yaitu pada ether yang disetting dengan ” ter-terbridge ” karena saya ingin mendapatkan alamat ip dari mikrotik ke2.

Setelah mendapat ip dhcp lalu coba ping ke 8.8.8.8 untuk melihat apakah telah terhubung dengan internet, dan cek koneksi di mikrotik 1,2,3 . Terus ulangi jika anda belum bisa terhubung internet karena mungkin mesin baru loading proses yang baru kita konfigurasi sebelumnya.

Konfigurasi Firewall

Untuk mikrotik 3 tambahan lagi membuat routing rip sesuai IP network yang di dapatkan pada dhcp wireless. Untuk mikrotik pertama kita akan melakukan 2 routing ip network dengan perintah pada mikrotik anda ” routing rip network add network=192.168.2.0/27  dan routing rip network add network=172.16.10.0 “.



Untuk mikrotik ke 2 juga melakukan 2 routing ip network dengan perintah sama seperti perintah routing rip sebelumnya tapi beda ip yaitu isi ” 10.2.2.0/28 dan 192.168.2.0/27 ” dan untuk mikrotik 3 seperti gambar dibawah ini. Menambahkan ip firewall pada setiap mikrotik 1,2,3 dengan perintah ” ip firewall nat add chain=scrnat action=masquerade “.

Konfigurasi Gateway

Langkah terakhir menambahkan routing gateway pada Mikrotik 3 dengan perintah ip route add gateway (ip address),, dengan perintah ” ip route add gateway=10.2.2.1 ” kemudian enter. Jika berhasil Router 3 akan bisa mendapat koneksi internet dengan meng-PING google.com.

Itu merupakan langkah Konfigurasi Static Routing dengan 3 Router MikroTik (CLI) cobalah dengan sabar dan penuh ketelitian. Semoga dapat bermanfaat.