Hati-Hati, Pengedar Serbuk Petasan di Kebumen Diancam Lebaran 20 Tahun di Penjara

0 1

Polres Kebumen kembali sukses menyita 21 kilogram bubuk petasan berikut lembaran sumbu dalam Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KKYD) . 

Menurut Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, serbuk petasan tetsebut diperoleh dari 5 tersangka yang berbeda. 

15 kilogram bubuk petasan telah disita oleh Sat Reskrim Polres Kebumen, pada hari Jumat (23/4) sekitar pukul 23.20 WIB di Kelurahan Tamanwinangun Kebumen, dari tersangka inisial MF (29) warga Desa Candimulyo Kecamatan Kebumen.

Adapun 6 kilogram serbuk petasan lainnya sudah diamankan Sat Samapta Polres Kebumen dari 4 tersangka lain masing-masing AG (18) warga Desa Podoluhur Kecamatan Klirong, KV (18) warga Desa Piliharjo Kecamatan Puring, BG (17) warga Kelurahan Panjer Kebumen dan DF (18) warga Desa/Kecamatan Sruweng.

“Barang bukti yang telah kita amankan itu, kita peroleh dari para tersangka,” jelas Iptu Tugiman, Sabtu (24).

Keterangan tersangka MF, serbuk petasan itu rencananya akan dijual kembali melalui jejaring sosial Facebook. 

Namun sebelum melakukan transaksi, aksinya berhasil digagalkan oleh polisi.

Selain serbuk petasan, pada hari yang sama, Unit Reskrim Polsek Prembun juga berhasil menyita 3500 petasan rawit dari tersangka inisial HN (47) warga Desa/Kecamatan Prembun.

Warga baiknya mempertimbangkan lagi jika akan berbisnis petasan, baik mengedarkan atau membuatnya. 

Ini mengingat beratnya ancaman kurungan penjara jika terbukti bersalah.

Para tersangka yang diamankan dijerat dengan Pasal Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 tahun 1951.

Ancaman hukuman cukup berat, yakni hukuman penjara paling lama 20 tahun penjara. 

KKYD dengan sasaran miras dan petasan memang tengah digencarkan Polres Kebumen. 

Hal ini dilakukan agar pelaksanaan Ibadah Ramadan bisa berjalan dengan khusyuk, serta perayaan Lebaran bisa lebih khidmat tanpa petasan dan miras.

Warga yang mengetahui jika di daerahnya mengetahui ada pengedar serbuk petasan atau petasan bisa melapor ke kantor polisi terdekat. 

“Jika mengetahui, segera laporkan.

Sekecil apa pun laporan akan kami tindak lanjuti.

Awasi anak-anak jangan sampai, menjadi korban ledakan petasan,” tandasnya. (aqy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.