Bupati Kebumen Akan Segera Luncurkan Kartu Kebumen Sejahtera


Kebumen – Guna mendukung percepatan pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan publik agar menjadi lebih baik, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih telah meluncurkan berbagai program dalam 100 hari kerjanya. Bahkan setelah ini, program unggulan bernama Kartu Kebumen Sejahtera juga akan segera diluncurkan.

Arif mengatakan program 100 hari kerjanya hingga kini sudah mencapai 80 persen, salah satunya program Jamu Seger atau jalan mulus ekonomi bergerak. Meski secara bertahap, namun hingga kini perbaikan sejumlah jalan yang rusak telah dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat.

“Insyaallah sudah mencapai 80 persen. Setelah ini kita akan segera luncurkan program Kartu Kebumen Sejahtera. Dan untuk perbaikan jalan masih ada sekitar 15 titik lagi. Tapi akan kita upayakan seluruhnya selesai nantinya,” katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (27/4/2021).

Arif menjelaskan program Kartu Kebumen Sejahtera merupakan program untuk masyarakat yang belum sejahtera. Dengan kartu ini mereka akan memperoleh kesejahteraan yang baik, termasuk masyarakat yang belum memiliki e-KTP nantinya akan segera dibuatkan.

Kartu Kebumen Sejahtera ini nantinya akan dibuat satu kartu yang fungsinya mengontrol kondisi masyarakat sehingga mereka yang terdaftar bisa ter-cover ketika ada bantuan turun dari pemerintah. Baik itu bantuan beasiswa, bantuan langsung tunai, dan juga kesehatan.

Selain itu Kartu Kebumen Sejahtera juga bisa dijadikan data yang valid bagi pemerintah kabupaten ke depan dalam penyaluran bantuan untuk masyarakat.

“Fungsinya kartu ini nanti sebagai kontrol, jadi ketika nanti masyarakat ada yang belum menerima bantuan, nanti bisa dicek melalui nomor kartunya, di titik mana nanti bisa ketahuan,” ujar Arif.

Meski begitu, tentu tidak semua masyarakat Kebumen dapat kartu ini. Mereka yang dapat kartu ini adalah masyarakat kelas bawah yang memang hidupnya masih jauh dari kesejahteraan. Untuk itu pemerintah wajib menjadikannya sejahtera melalui Kartu Kebumen Sejahtera.

Terkait data-data masyarakat yang layak mendapatkan kartu itu, akan dikeluarkan mengacu pada DTKS agar tepat sasaran. Arif mengaku baru-baru ini juga telah melakukan koordinasi ke Kementerian Sosial Pusat agar DTKS sinkron dengan kondisi real di lapangan.